Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris Sidak Tiga SPPG di Kota Bontang (Dok:Mas EL)BONTANG, INFOVIRAL.ID – Ketika sebagian besar warga Kota Bontang tengah terlelap, aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) justru masih berlangsung. Pada waktu inilah Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris turun langsung mengecek proses produksi makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Agus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga dapur SPPG di wilayah Bontang Selatan, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.
Tiga dapur yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni SPPG 06 Bontang Selatan, SPPG 04 Bontang Selatan, dan SPPG 01 Bontang Selatan.
Pemeriksaan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dapur ketika proses persiapan makanan MBG berlangsung. Agus tidak hanya mengecek hasil akhir makanan, tetapi juga memastikan tahapan produksi berjalan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan.

“Kami ingin memastikan kesiapan mulai dari memasak sampai pada penyajian di ompreng,” ujar Agus.
Menurutnya, waktu dini hari menjadi momentum penting untuk melihat kesiapan dapur secara langsung, termasuk bahan makanan yang akan diolah hingga kondisi lingkungan tempat makanan dipersiapkan.
“Kemudian, kami juga ingin melihat bahan-bahan yang akan dimasak dan juga kebersihan dapurnya,” imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan di tiga lokasi, Agus menyebut kondisi dapur secara umum sudah higienis. Kendati demikian, pemerintah masih menemukan sejumlah catatan yang perlu segera diperbaiki oleh pengelola SPPG.
“Berdasarkan hasil sidak yang kami lakukan hari ini semuanya higienis. Selain itu secara umum dari ketiganya ini ada beberapa catatan, yaitu kebersihan dan pendinginan yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Soroti Suhu Ruangan
Salah satu perhatian Agus adalah kondisi suhu di dalam dapur. Menurutnya, sistem pendinginan ruangan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan petugas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan makanan selama proses persiapan hingga penyajian.
Ia mengingatkan agar petugas tidak bekerja dalam kondisi terlalu panas. Sebab, kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu proses penyajian makanan ke dalam ompreng.
“Ruangan ini sangat penting karena jangan sampai kalau para petugas ini kepanasan, kemudian pada saat penyajian ke dalam ompreng, makanan ini tercampur dengan keringat,” katanya.
Karena itu, catatan hasil sidak tersebut akan menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan. Pemerintah Kota Bontang, kata Agus, memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak melalui program MBG tetap aman ketika dikonsumsi.
“Namun ini menjadi tugas Pemerintah Kota Bontang untuk memastikan bahwa makanan ini tidak menjadi sebuah permasalahan ketika dikonsumsi oleh anak-anak,” tegasnya.
Sidak tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan Pemkot Bontang terhadap pelaksanaan program MBG di tingkat dapur. Pemeriksaan dilakukan mulai dari bahan yang akan dimasak, kebersihan area kerja, proses pengolahan, hingga tahapan penyajian makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
(Reporter:Mas EL)


No Comments