MENU

Revitalisasi KPK Mahulu, Wabup Suhuk Tekankan Pentingnya Pendampingan Keluarga

2 minutes reading View : 29

infoviral.id/, Mahakam Ulu – Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, membuka kegiatan Revitalisasi Kader Pendamping Keluarga (KPK) Kabupaten Mahulu di Bumi Perkemahan Pramuka “Tanaa Mekaam Jaya”, Long Melaham, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi para kader dalam menjalankan peran pendampingan keluarga di tingkat lapangan.

Suhuk menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Sebagai lingkungan pertama tempat berlangsungnya proses pertumbuhan, pembelajaran, dan pembentukan masa depan anak, kualitas keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan generasi Mahulu yang lebih baik.

“Di sinilah Kader Pendamping Keluarga memiliki peran yang sangat penting. Karena itu, kegiatan revitalisasi ini harus menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan para kader, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan,” ujar Suhuk.

Menurutnya, peningkatan kapasitas kader diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), termasuk dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Mahakam Ulu.

Suhuk menekankan pentingnya pendampingan dilakukan sejak dini serta kemampuan kader dalam mengenali kondisi setiap keluarga yang didampingi.

“Para kader harus mengenali kondisi keluarga yang didampingi dan memberikan edukasi dengan bahasa yang hangat dan mudah dipahami. Sebab saya percaya, tata cara kita menyampaikan sebuah pesan sama pentingnya dengan isi pesan yang ingin kita sampaikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tugas kader tidak berhenti pada pencatatan maupun tahapan administratif. Kader diharapkan mampu memastikan keluarga memperoleh informasi, edukasi, dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Ketika Anda menemukan persoalan di lapangan, bangun komunikasi dengan pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya kepada para kader.

Dalam kegiatan revitalisasi tersebut, para kader mendapatkan berbagai materi untuk memperkuat kompetensi, di antaranya Program Bangga Kencana, pencegahan stunting, penguatan calon pengantin, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta penguatan peran Kader Pendamping Keluarga.

Suhuk berharap seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di kampung masing-masing dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pendampingan yang semakin berkualitas, penyampaian informasi yang mudah dipahami, serta kemudahan akses keluarga terhadap pelayanan menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan keluarga berjalan efektif.

“Ukuran keberhasilan kegiatan ini bukanlah selesainya seluruh rangkaian acara, melainkan perubahan dalam kualitas pendampingan setelah Bapak dan Ibu kembali bertugas,” pungkasnya. (Adv).

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x