MENU

Kemarau Ganggu Distribusi ke Hulu, Bupati Angela Perkuat Koordinasi Penanganan

2 minutes reading View : 16
Agus
Advertorial, Pemkab Mahulu - 19 Aug 2026

infoviral.id/, Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Dampak Kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu yang digelar di Kantor Bupati Mahulu, Rabu (19/8/2026).

Rakor yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu tersebut membahas kondisi terkini dampak kemarau sekaligus merumuskan langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Perhatian utama dalam rapat diarahkan pada Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari yang mengalami kendala distribusi akibat menurunnya debit dan permukaan Sungai Mahakam.

Bupati Angela meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak secara terkoordinasi sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Ia menegaskan setiap kebijakan maupun langkah penanganan harus didasarkan pada data dan kondisi faktual di lapangan.

“Semua harus bergerak sesuai tugasnya masing-masing. Data di lapangan harus menjadi dasar, sehingga apa yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Angela.

Menurutnya, kondisi kemarau mulai memberikan dampak terhadap kelancaran transportasi sungai yang selama ini menjadi jalur utama distribusi kebutuhan pokok menuju wilayah hulu Mahulu.

Menurunnya permukaan air membuat kapasitas angkutan sungai menjadi terbatas. Kondisi tersebut turut menyebabkan biaya perjalanan meningkat dan berpotensi mempengaruhi ketersediaan serta harga kebutuhan pangan maupun energi di wilayah terdampak.

Karena itu, pemerintah daerah memprioritaskan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kemarau, termasuk pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok secara berkala.

Selain itu, Pemkab Mahulu juga menyiapkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Pengaturan distribusi bantuan ke wilayah terdampak juga menjadi perhatian dalam rakor tersebut. Pemerintah daerah akan memastikan bantuan yang tersedia dapat disalurkan secara tepat sasaran, terutama kepada masyarakat di wilayah hulu yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi sungai.

Angela menegaskan, penanganan dampak kemarau membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah agar langkah yang diambil tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Yang paling penting adalah koordinasi. Jangan sampai ada yang berjalan sendiri. Kita harus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi bantuan bisa berjalan,” tegasnya.

Pemkab Mahulu akan terus memantau perkembangan kondisi kemarau, terutama perubahan debit sungai dan dampaknya terhadap transportasi serta distribusi kebutuhan pokok. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah lanjutan sesuai perkembangan di lapangan. (Adv).

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x