Soccer Football – FIFA World Cup Qatar 2022 – Final – Argentina v France – Lusail Stadium, Lusail, Qatar – December 18, 2022 Argentina’s Lionel Messi kisses the World Cup trophy after collecting the Golden Ball award REUTERS/Carl RecineBONTANG, INFOVIRAL.ID – Lionel Messi akhirnya menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste, megabintang berusia 39 tahun itu memilih mengakhiri kiprahnya di level internasional.

Keputusan tersebut diumumkan Messi melalui pesan emosional yang diunggah di akun media sosial resminya pada Senin (31/8/2026). Pengumuman itu datang sekitar sebulan setelah Argentina harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kekalahan pada partai final.
Namun, kisah Messi bersama Argentina tidak sekadar berakhir dengan sebuah kekalahan. Ia meninggalkan tim nasional dengan sederet pencapaian yang mengubah perjalanan sepak bola Argentina.
Sejak debut pada 2005, Messi tercatat telah tampil dalam 207 pertandingan dan mencetak 125 gol serta 68 assist untuk negaranya. Selama periode tersebut, Argentina meraih satu gelar Piala Dunia pada 2022 dan dua trofi Copa America pada 2021 dan 2024.

Pencapaian itu sekaligus menjadi penutup dari perjalanan panjang Messi yang sempat diwarnai kegagalan dan tekanan besar. Sebelum akhirnya mengangkat trofi bersama Argentina, pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Paris Saint-Germain itu beberapa kali harus menerima kenyataan pahit di turnamen internasional.
Kini, Messi memilih pergi ketika generasi baru mulai bermunculan di skuad Argentina.
“Aku telah memberikan semua yang kumiliki; aku tak punya apa pun lagi untuk diberikan, dan lagipula, ada beberapa pemain muda hebat yang pantas berada di sini,” tulis Messi dalam pernyataannya.
Ia juga mengaku berat meninggalkan tim yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya selama 20 tahun.
“Aku mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai jadi bagian dari tim nasional,” tulisnya.
Dalam pesan tersebut, Messi menegaskan bahwa keputusannya bukan sesuatu yang diambil secara tiba-tiba. Setelah melewati waktu dan pertimbangan panjang usai Piala Dunia 2026, ia akhirnya merasa waktunya telah tiba untuk mengakhiri pengabdian bersama Argentina.
Keputusan itu juga memiliki sisi personal. Catatan kaki dalam pernyataannya mengungkap bahwa kepergian sang ayah, Jorge Messi, turut memantapkan keputusan Messi untuk mengakhiri perjalanan bersama tim nasional.
Kini, untuk pertama kalinya setelah lebih dari dua dekade, Messi akan menyaksikan perjuangan Argentina dari luar lapangan.
“Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir ini. Aku akan sangat merindukan suara kalian dari lapangan. Sekarang aku hanya akan jadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung dari luar,” tulisnya.
Messi meninggalkan Argentina bukan hanya sebagai seorang pemain dengan catatan gol dan penampilan yang panjang. Ia pergi setelah melewati seluruh fase perjalanan bersama negaranya, dari masa penuh kritik hingga menjadi bagian dari generasi yang membawa Argentina kembali ke puncak sepak bola dunia.
“Aku pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kalian bersama rekan-rekan setimku momen-momen yang dulu hanya kita impikan,” tulis Messi.
Di penghujung pesannya, Messi menutup perjalanan tersebut dengan kalimat yang sekaligus menggambarkan ikatan emosionalnya dengan Argentina.
“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan aku orang Argentina.”
Jayalah Argentina!
Dikutip: Detik.com


No Comments