
infoviral.id/, SAMARINDA – Ketua Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan Koordinator Wilayah Kaltim, Ucok, menyampaikan kekecewaannya atas minimnya keterlibatan organisasi yang dipimpinnya dalam proses penyusunan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur periode 2026.

Kekecewaan tersebut disampaikan menyusul terbentuknya kepengurusan baru BPW KKSS Kaltim setelah terpilihnya Prof. Dr. Ridwan Tasa sebagai Ketua BPW KKSS Kaltim melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) IX yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, pada akhir Mei 2026.
Menurut Ucok, sejak pelaksanaan Muswil hingga proses penyusunan kepengurusan, IKAMI Kaltim sebagai organisasi kepemudaan yang berada dalam lingkungan KKSS tidak pernah dilibatkan secara maksimal.
Ia menduga terdapat pihak-pihak di internal KKSS Kaltim yang sengaja membatasi ruang partisipasi pemuda, khususnya IKAMI Kaltim, dalam penyusunan struktur kepengurusan.

“Kami melihat ada kesan bahwa pemuda, khususnya IKAMI Kaltim, tidak diberi ruang untuk terlibat dalam proses penyusunan SK kepengurusan. Padahal, kami berharap dapat berkontribusi dalam membangun organisasi ke depan,” tegas Ucok.
Ucok menegaskan, apabila memang BPW KKSS Kaltim tidak menginginkan keterlibatan IKAMI dalam kepengurusan maupun kegiatan organisasi, maka pihaknya siap menghormati keputusan tersebut.
“Kalau memang IKAMI Kaltim tidak diharapkan untuk dilibatkan, kami bersama seluruh pengurus siap untuk tidak terlibat lebih jauh. Namun, kami berharap ada keterbukaan dan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari,” pungkasnya.


No Comments