
infoviral.id/, Fakfak – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Program Vokasi Diploma 3 (D3) sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Tahun ini, sebanyak 24 peserta asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terpilih mengikuti program tersebut untuk ditempa menjadi tenaga kerja andal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pupuk Kaltim, Bambang Haryanto, mengatakan program vokasi tersebut merupakan bentuk kesinambungan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM daerah sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Program ini merupakan hasil kerja sama Pupuk Kaltim dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian melalui Politeknik ATI Makassar. Pendidikan dirancang dengan konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Dengan konsep tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lingkungan industri Pupuk Kaltim.
“Pendekatan vokasi memberi keseimbangan antara kompetensi akademik dan keterampilan praktis. Para peserta akan memperoleh pengalaman terkait standar kerja, kedisiplinan, hingga kompetensi teknis yang dibutuhkan industri,” terang Bambang saat pelepasan peserta di Kantor Bupati Fakfak, Papua Barat, Kamis (6/8/2026).
Bambang menjelaskan, proses seleksi peserta dilaksanakan pada Juli 2026. Sebanyak 102 calon peserta dari berbagai kampung di Kabupaten Fakfak mengikuti proses seleksi tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 24 peserta dinyatakan lolos sesuai kuota yang tersedia.
Sebelum memulai perkuliahan, seluruh peserta akan diberangkatkan menuju Makassar untuk mengikuti pendidikan bela negara selama 10 hari. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembinaan mental dan fisik sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta.
Setelah menyelesaikan pembekalan, peserta akan mengikuti perkuliahan di Politeknik ATI Makassar melalui Program Vokasi D3 Pupuk Kaltim. Selama menjalani pendidikan, peserta mendapatkan pembelajaran berdasarkan kurikulum vokasi yang diarahkan untuk membentuk kompetensi teknis dan profesional sesuai kebutuhan industri.
Setelah memperoleh pembekalan teori di Politeknik ATI Makassar, peserta selanjutnya akan ditempatkan di berbagai unit kerja Pupuk Kaltim untuk mengikuti praktik langsung di lingkungan industri.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi nilai tambah dalam memperkuat kesiapan peserta sebelum memasuki dunia kerja sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda daerah.
“Kami harap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan sesuai target, dan nanti kembali berkontribusi bagi pembangunan Fakfak maupun kemajuan industri,” ujar Bambang.
Sementara itu, Bupati Fakfak Samaun Dahlan yang melepas langsung para peserta menegaskan bahwa Program Vokasi D3 Pupuk Kaltim merupakan kesempatan berharga yang tidak dimiliki semua orang.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kesempatan tersebut sebagai bekal untuk membangun masa depan.
Menurut Samaun, pembangunan kawasan industri harus diikuti dengan kesiapan masyarakat, sehingga putra-putri daerah dapat mengambil peran secara optimal. Pendidikan dan peningkatan kompetensi menjadi fondasi penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu terlibat langsung dalam perkembangan industri di daerah.
“Hari ini Pupuk Kaltim menerima kalian, dan ini adalah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Masa depan sudah terbuka, tinggal bagaimana kita membentuk diri sendiri karena tidak semua orang memiliki kesempatan ini,” kata Samaun.
Samaun juga menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang secara berkelanjutan memberikan perhatian terhadap pengembangan SDM putra-putri Fakfak.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan dunia industri menjadi langkah penting dalam menciptakan SDM lokal yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan.
Hal tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Fakfak mempersiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten untuk menghadapi rencana pembangunan kawasan industri pupuk di daerah.
Ia berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kelak menjadi tenaga profesional yang dapat berkarier di sektor industri sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan Fakfak.
“Harapan kami, kalian semua bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik. Jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diberikan. Jadilah tenaga profesional yang nantinya bisa berkarier di Pupuk Kaltim maupun sektor industri lainnya,” pungkasnya. (Adv).


No Comments