MENU

Pupuk Kaltim Segera Operasikan Penuh Ammonia Pabrik-2, Hemat Energi Rp228 Miliar per Tahun

3 minutes reading View : 23
Agus
Advertorial, Bontang, Sosial - 20 Aug 2026

infoviral.id/, Bontang – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersiap mengoperasikan secara penuh Ammonia Pabrik-2 setelah berhasil menyelesaikan rangkaian pengujian kinerja (performance test) fasilitas produksi selama 168 jam berturut-turut pada 13–19 Agustus 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya Pupuk Kaltim meningkatkan keandalan fasilitas produksi, efisiensi energi, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan hasil pengujian, program Revamping Ammonia Pabrik-2 berhasil menurunkan konsumsi energi dari sebelumnya 39,28 menjadi 35,25 Million British Thermal Unit (MMBTU) per ton amonia. Penghematan sebesar 4,03 MMBTU tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan efisiensi biaya produksi hingga USD14,3 juta per tahun atau setara sekitar Rp228 miliar.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan selesainya tahap pengujian kinerja menandai kesiapan Ammonia Pabrik-2 untuk memasuki fase operasional penuh dalam waktu dekat.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari penerapan operational excellence yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi dan keberlanjutan.

“Kami tidak hanya memastikan Ammonia Pabrik-2 kembali beroperasi, tetapi juga menghadirkan kinerja fasilitas produksi yang lebih efisien dan andal. Hasil pengujian kinerja selama 168 jam menunjukkan bahwa seluruh parameter operasional berhasil dipenuhi secara optimal,” ujar Rafli.

Ia menambahkan, keberhasilan revamping tersebut turut memperkuat daya saing Pupuk Kaltim sekaligus mendukung upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dari sisi lingkungan, efisiensi energi yang dihasilkan melalui modernisasi fasilitas diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga 110.000 ton CO2 per tahun. Capaian ini sejalan dengan target dekarbonisasi Pupuk Kaltim dan agenda transisi energi menuju Net Zero Emission.

Selain meningkatkan efisiensi, revamping juga berdampak terhadap kapasitas produksi. Selama pelaksanaan performance test, Ammonia Pabrik-2 mampu menghasilkan rata-rata 1.841 ton amonia per hari. Angka tersebut meningkat 4,18 persen dibandingkan kapasitas sebelumnya yang berada di level 1.767 ton per hari.

Peningkatan kapasitas tersebut semakin memperkuat ketersediaan amonia yang merupakan bahan baku utama dalam produksi urea di Pupuk Kaltim.

Modernisasi Ammonia Pabrik-2 mencakup pembaruan sejumlah teknologi utama, di antaranya shift converter, ammonia converter, dan CO2 removal system. Perusahaan juga mengintegrasikan otomatisasi dan digitalisasi sistem kontrol melalui penerapan Distributed Control System (DCS).

Penerapan teknologi tersebut memungkinkan proses produksi dipantau secara real-time, sekaligus meningkatkan akurasi dan efisiensi operasi serta memitigasi potensi gangguan pada fasilitas produksi.

Proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 sendiri diresmikan pada Januari 2026. Proyek ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung program revitalisasi industri pupuk nasional sebagaimana didukung Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025.

Pasca peresmian, fasilitas tersebut menjalani serangkaian tahapan persiapan, pengujian, serta penyesuaian operasi secara bertahap hingga mencapai kinerja optimal dan target efisiensi energi pada Agustus 2026.

Proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 juga menjadi proyek pertama yang berhasil diselesaikan dari tujuh komitmen revitalisasi dan penguatan industri pupuk yang dijalankan Pupuk Indonesia Group dalam lima tahun ke depan.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan melanjutkan sejumlah proyek strategis lainnya, termasuk pembangunan Pabrik Soda Ash di Bontang serta pengembangan kawasan industri pupuk baru.

Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan operasi perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi Pupuk Kaltim dalam menjaga ketersediaan pupuk dan mendukung ketahanan pangan nasional. (Adv).

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x