
BONTANG, INFOVIRAL.ID – Penanganan pasien dalam kondisi darurat membutuhkan dukungan medis sejak proses evakuasi hingga tiba di rumah sakit. Untuk memperkuat layanan tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menghibahkan satu unit kendaraan Mini Intensive Care Unit (ICU) kepada Kodam VI/Mulawarman.

Kendaraan tersebut akan mendukung operasional RS TNI AD dr. R. Hardjanto Balikpapan, khususnya dalam mobilisasi dan penanganan pasien yang membutuhkan pemantauan serta tindakan medis selama perjalanan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (23/9/2026).
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra mengatakan keberadaan Mini ICU diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan cepat sebelum pasien memperoleh perawatan lanjutan di rumah sakit.

“Kami harap Mini ICU ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Rafli dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, kendaraan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi pasien. Mini ICU dilengkapi berbagai perangkat medis yang memungkinkan tenaga kesehatan melakukan pemantauan, stabilisasi, hingga mendukung tindakan kegawatdaruratan selama proses evakuasi.
Peralatan yang tersedia di antaranya brankar, scoop stretcher, long spine board, perangkat ekstrikasi, penyangga leher, serta alat imobilisasi kepala.
Untuk mendukung pemantauan dan stabilisasi kondisi pasien, kendaraan tersebut juga dilengkapi defibrilator, Automated External Defibrillator (AED), ventilator portabel, monitor pasien, pompa infus, pompa suntik, serta alat penyedot.
Perlengkapan lainnya mencakup laringoskop, stetoskop, tensimeter manual, oksimeter, bag valve mask (BVM), perlengkapan kedaruratan, serta sistem dan tabung oksigen.
Rafli menilai kelengkapan tersebut penting untuk mendukung kesinambungan penanganan pasien selama proses pemindahan hingga mendapatkan pelayanan medis lanjutan.
Ia menambahkan, dukungan terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari upaya Pupuk Kaltim dalam mengoptimalkan sumber daya perusahaan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami percaya, saat sumber daya yang kita miliki dapat dikolaborasikan melalui semangat gotong royong, maka manfaat yang dihadirkan bagi masyarakat pun akan semakin besar,” ujarnya.
Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan yang mewakili Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan Mini ICU tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang operasional pelayanan RS TNI AD dr. R. Hardjanto, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat.
“Terima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan satu unit kendaraan Mini ICU ini sebagai bentuk sinergi yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Andy.
Berdasarkan data RS Online Kementerian Kesehatan, RS Tk. II dr. R. Hardjanto merupakan rumah sakit umum kelas C milik TNI AD yang memiliki 136 tempat tidur.
Fasilitas tersebut mencakup delapan tempat tidur ICU dengan ventilator, dua tempat tidur Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dengan ventilator, serta empat tempat tidur Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dengan ventilator.
Rumah sakit yang berada di Balikpapan itu juga menyediakan pelayanan gawat darurat umum selama 24 jam setiap hari.
Andy mengatakan kerja sama antara Kodam VI/Mulawarman dan Pupuk Kaltim tidak berhenti pada dukungan di bidang kesehatan. Menurutnya, kolaborasi masih dapat dikembangkan pada bidang lain sesuai tugas dan kapasitas masing-masing lembaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dukungan Pupuk Kaltim terhadap sektor kesehatan sebelumnya juga dilakukan di wilayah Bontang. Pada Juni 2025, perusahaan memberikan dukungan senilai Rp2,28 miliar untuk pembangunan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. (Adv)


No Comments