MENU

Temukan Siswa Kesulitan Perkalian, Neni Dorong Sekolah Bangun Taman Numerasi

2 minutes reading View : 74
Red
Bontang, Pendidikan - 10 Sep 2026

 

BONTANG, INFOVIRAL.ID – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mendorong setiap sekolah di Kota Bontang membangun taman literasi dan numerasi sebagai ruang belajar alternatif bagi peserta didik.

Menurut Neni, keberadaan taman literasi dan numerasi tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membantu anak-anak memahami serta mengingat berbagai konsep dasar pembelajaran melalui lingkungan yang lebih menarik.

Hal tersebut disampaikan Neni saat menghadiri penyerahan simbolis paket seragam sekolah di SMPN 1 Bontang, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan, taman numerasi dapat dirancang dengan berbagai materi pembelajaran yang ditempatkan di lingkungan sekolah. Mulai dari angka, operasi perkalian dan penjumlahan, hingga materi pengukuran seperti desimal dan hektare.

“Pembangunan taman literasi dan numerasi adalah bagaimana taman ini dipenuhi dengan angka-angka, kayak desimal, hektare, kali-kalian, tambah-tambahan. Jadi mereka (anak-anak) termemori dalam ingatannya,” ujar Neni.

Menurutnya, metode pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar dinilai dapat membantu memperkuat daya ingat anak. Terlebih, kemampuan numerasi dasar seperti perkalian masih menjadi tantangan bagi sebagian peserta didik.

“Sekarang ini kan banyak anak-anak ndak hafal kali-kalian. Kalau dites, mereka ini cenderung lambat,” katanya.

Neni mengaku hal tersebut juga ditemuinya dalam sejumlah kunjungan ke sekolah di Bontang. Ia melihat masih terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan operasi perkalian sederhana.

“Dari beberapa kali kunjungan ke sekolah, susah banget untuk perkalian. Nah, ini numerasi, literasi, pojok literasi, lapangan numerasi itu juga penting untuk mengembangkan memori anak,” jelasnya.

Karena itu, Neni meminta program tersebut tidak berhenti pada konsep, tetapi dapat direalisasikan di lingkungan sekolah. Menurutnya, pengembangan taman literasi dan numerasi sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Dan juga harus direalisasikan karena ini merupakan program dari pemerintah,” tegasnya.

Ia berharap setiap sekolah dapat mengembangkan ruang literasi dan numerasi sesuai dengan kondisi serta kreativitas masing-masing. Dengan demikian, kegiatan belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui lingkungan sekolah yang edukatif.

Keberadaan taman literasi dan numerasi juga diharapkan mampu membangun kebiasaan belajar anak secara lebih menyenangkan. Materi yang ditempatkan di ruang terbuka sekolah dapat menjadi pengingat visual yang membantu peserta didik mengenali angka, konsep matematika, maupun berbagai informasi pengetahuan lainnya.

Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bontang memperkuat budaya literasi dan kemampuan numerasi sejak jenjang pendidikan dasar.

Pemerintah berharap sekolah dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan akademik sekaligus daya ingat peserta didik.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x