Angela Idang Belawan pantau kondisi distribusi logistik, serta harga kebutuhan pokok. (Foto: istimewa).infoviral.id/, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mengambil langkah intervensi untuk mengendalikan harga dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok di tengah kondisi hulu Sungai Mahakam yang mengalami penyurutan.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, mengatakan pemerintah daerah mencermati kondisi tersebut karena berdampak langsung terhadap distribusi logistik dan berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah hulu.
Sebagai langkah cepat, Pemkab Mahulu sejak 8 Agustus 2026 telah menugaskan tim untuk mendistribusikan paket bahan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Sebanyak 700 paket bahan pokok disiapkan dengan harga Rp160.000 per paket. Paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras premium, gula, dan minyak goreng.

Menurut Angela, penyaluran paket tersebut saat ini telah dilakukan di Kampung Tiong Ohang dan Kampung Long Apari sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Kami telah menugaskan tim untuk mendistribusikan 700 paket bahan pokok terjangkau seharga Rp160.000, seperti berisi beras premium, gula, dan minyak goreng, yang saat ini telah tersalurkan di Kampung Tiong Ohang dan Kampung Long Apari,” ujar Angela.
Ia menegaskan, intervensi tersebut tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek. Penyaluran kebutuhan pokok akan terus dilaksanakan secara bertahap ke wilayah lain yang terdampak kondisi surutnya Sungai Mahakam.
Program tersebut direncanakan berlangsung hingga Desember 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia sekaligus mencegah lonjakan harga yang semakin membebani masyarakat.
“Penyaluran paket kebutuhan pokok ini akan terus kami laksanakan secara bertahap ke daerah terdampak lainnya hingga Desember 2026 untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga kembali terjangkau bagi masyarakat,” katanya.
Pemkab Mahulu berharap langkah intervensi tersebut dapat membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau, khususnya di wilayah hulu yang sangat bergantung pada jalur transportasi sungai dalam distribusi kebutuhan pokok.
Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kondisi sungai, distribusi logistik, serta harga kebutuhan pokok di lapangan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. (Adv).


No Comments